Demo Driver GO-JEK, Ini Alasan Kebijakan Baru GO-JEK

sumber : google.com

sumber : google.com

Inovasi transportasi modern seperti GO-JEK meskipun telah berhasil mengambil pasar yang luas dan kepercayaan masyarakat, juga tidak terlepas dari kontroversi. Akhir-akhir ini GO-JEK mendapatkan krisis dari para driver-nya sendiri. Demo para driver GO-JEK berlangsung di beberapa daerah terkait kebijakan GO-JEK yang dianggap sepihak perihal harga dan bonus.

Tarif Rp. 2500/km diturunkan menjadi Rp. 2000/km dengan minimum tarif dari Rp. 16.000 menjadi Rp. 8000. Serta ketentuan bonus tiap harinya untuk mendapatkan bonus. Dalam kebijakan yang baru, bonus akan didapatkan bukan dengan seberapa banyak mengambil penumpang, melainkan performa yang didapatkan. Perihal kedua hal ini, para driver GO-JEK melakukan demo di beberapa kota.

Sebenarnya apa alasan dibalik kebijakan baru yang ditetapkan manajemen ini?

Berikut klarifikasi dan alasan GO-JEK membuat kebijakan baru mengenai harga dan performa :

Investasi Jangka Panjang untuk Menjaring Banyak Basis Penumpang

Hal ini memang tidak secara tegas disampaikan oleh pihak manajemen GO-JEK, namun secara implisit hal inilah yang ingin dicapai oleh manajemen GO-JEK sehubungan dengan kebijakan baru yang dibuat. Munculnya pesaing GO-JEK tentunya mengancam jumlah konsumen, maka itu GO-JEK berusaha untuk mempertahankan konsumen agar para driver GO-JEK juga tidak kehilangan pekerjaan, mengingat banyaknya jumlah driver saat ini.

Menjangkau kelas menengah kebawah

Mempertahankan konsumen tidak hanya dilakukan dengan mempertahankan yang telah ada. GO-JEK juga berupaya untuk menjangkau pasar lebih luas dengan memberikan range harga yang mampu menjangkau kalangan menengah kebawah. Hal ini tentunya akan memberikan tanggapan positif dari masyarakat luas secara perlahan. Karena tidak dipungkiri juga, masyarakat Indonesia didominasi oleh kalangan menengah kebawah.

Baca juga : GO-JEK : Hidup Lebih Mudah

Hanya untuk sementara saja : Karena kemunculan pesaing baru, Uber Motor dan Grab Bike

sumber : google.com

sumber : google.com

Kemungkinan ini juga dapat terjadi, Uber Motor dan Grab Bike mulai muncul dan menawarkan layanan baru bagi masyarakat. Kebijakan baru yang dibuat manajemen GO-JEK ini adalah sebagai tindakan cepat menanggapi para pesaing yang sedang muncul. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan mempertahankan konsumen dengan harga lebih terjangkau dan kualitas yang lebih baik. Hal ini akan dilakukan secara sementara, mengingat penawaran-penawaran baru yang diberikan oleh pesaing mudah mengambil hati konsumen, maka itu GO-JEK berusaha agar para driver tidak kehilangan konsumen akibat munculnya pesaing. Diperkirakan, kebijakan baru akan dibuat kembali apabila keadaan sudah lebih memungkinkan. Maka itu, pihak manajemen masih belum merespon atas demo yang terjadi, karena menunggu waktu yang tepat.

Menjaga kepercayaan pelanggan dengan menjaga kualitas

Menjadi inovasi yang pertama bukan berarti GO-JEK harus merasa aman. Maka itu, untuk mempertahankan eksistensinya dalam bisnis online ini GO-JEK bergerak cepat untuk semakin meningkatkan mutu dan kualitas. Kebijakan baru yang menyebabkan demo para driver ini rupanya dimaksudkan juga untuk menjaga kualitas dengan menghindari hal-hal yang merugikan konsumen. Order yang di cancel ternyata menjadi salah satu keluhan yang kerap disampaikan konsumen, dan manajemen GO-JEK secara cepat menanggapi keluhan tersebut.

Driver GO-JEK semakin banyak, butuh mempertahankan konsumen

Saat ini, GO-JEK telah memiliki sebanyak 200 ribu driver. Terkait dengan banyaknya jumlah driver, GO-JEK berusaha mempertahankan konsumen agar jumlah driver seimbang dengan jumlah konsumen. Demo yang dilakukan para driver memang mengkritisi tentang keputusan sepihak manajemen. Namun, hal ini tentunya dilakukan dengan banyak pertimbangan untuk mempertahankan konsumen bagi para driver yang telah tergabung.

Sebagai sarana ‘seleksi’ driver yang ‘asal gabung’

Semakin banyaknya jumlah driver yang bergabung tentunya semakin menyulitkan pihak manajemen untuk memantau kinerja masing-masing driver. Kebijakan yang dibuat ini sekaligus menjadi pertimbangan untuk melakukan penyeleksian para driver yang tidak serius. Selain memberikan peluang lebih besar kepada para driver yang serius, hal ini juga memberikan manfaat bagi para konsumen agar tidak kerap ‘dibohongi oleh driver ‘asal gabung’ ini.

Baca juga : Sekilas Mengenai GO-JEK di Indonesia


Sumber bacaan :

https://www.maxmanroe.com/turunkan-tarif-sopir-gojek-inilah-alasan-nadiem-makarim-melakukannya.html

https://tirto.id/gejolak-baru-gojek-bBDi

https://tirto.id/plus-minus-aturan-baru-gojek-bBDj

 

Advertisements

33 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s