Letter to Obama

The boy in the ambulance telah menjadi perhatian dunia ketika rekaman video seorang anak laki-laki asal suriah yang diselamatkan dari sebuah gedung setelah dilaporkan adanya serangan udara. Rekaman video yang diunggah 17 Agustus lalu ini mengundang banyak simpati melihat betapa Omran, anak laki-laki yang diselamatkan tadi, dalam keadaan luka parah — tubuhnya tertutupi debu dan sebelah kiri wajahnya dipenuhi darah.

sumber : google.com

sumber : google.com

Ia sama sekali tak bergeming maupun mengeluarkan suara saat petugas membawanya keluar dari bangunan dan meletakkannya di dalam ambulans yang sedang mengunggu. Ia hanya duduk, diam. Sempat ia menyentuh bagian kiri wajahnya yang berlumuran darah dan melihat tangannya. Ia bahkan tidak menangis. Ia hanya berusaha mengusap bekas darah dari tangannya ke kursi ambulans.

Video menyentuh ini rupanya juga mendapat perhatian dari Alex, seorang anak laki-laki yang masih berusia 6 tahun asal Amerika. Ia mengirimkan surat kepada Presiden Barrack Obama yang menunjukkan kepeduliannya kepada Omran.

Dear President Obama.

Remember the boy who was picked up by the ambulance in Syria? Can you please go get him and bring him to our home? Parked in the 2016-09-24-1driveway or on the street and we’ll be waiting for you guys with flags, flowers and ballons. We will give him a family and he will be our brother. Catherine, my little sister, will be collecting butterflies and fireflies for him. In my school, i have a friend from Syria, Omar. I will introduce him to Omar, and we can all play together. We can invite him to birthday parties and he will teach us another language. Since he won’t bring toys and doesn’t have toys Chaterine will share her big blue stripy white bunny. And i will share my bike and i will teach him how to ride it. I will teach him addition and subtraction. – Alex 6 years old. (click image to watch full video)

Presiden Obama membacakan isi surat Alex ketika ia sedang menghadiri KTT mengenai pengungsi. Ia berkata 2016-09-24-2bahwa Alex, telah mengajarkan banyak hal. Alex, seorang anak laki-laki berusia 6 tahun yang menunjukkan rasa kemanusiaan yang tinggi yang belum belajar mengenai bagaimana menjadi sinis, atau curiga, atau takut kepada orang lain berdasarkan dari mana mereka berasal, atau bagaimana mereka terlihat atau bagaimana cara mereka berdoa. Seorang anak laki-laki yang hanya memahami bagaimana cara untuk mengobati seorang seperti dia, dengan kasih sayang, dengan kebaikan. Kita semua dapat belajar dari Alex. (click image to watch full video)

Dalam akhir pidatonya, ia menyadarkan bahwa terkadang kita (khususnya para pemimpin negara yang hadir di sana) hanya berusaha untuk sampai pada posisi teratas dalam sebuah tangga dan naik menjadi pemimpin, kita juga menghabiskan waktu berusaha untuk memenangkan opini publik. Dan terkadang kita lupa bahwa alasan sebenarnya kita semua melakukan hal tersebut adalah untuk menolong seorang anak kecil.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s