UNBK 2016

Ujian Nasional Berbasis Komputer.

Hingga saat ini ada sebanyak 984 SMP/MTs, 1298 SMA/MA, dan 2100 SMK yang telah ikut ambil bagian dalam pelaksanaan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) atau juga disebut CBT (Computer Based Test) ini. Jumlah ini mengalami peningkatan signifikan jika dibandingkan tahun lalu, tak tanggung-tanggung peningkatan yang dialami adalah sekitar 900 persen dari jumlah sekolah yang mengikuti UNBK pada tahun 2015.

Ternyata, penyelenggaraan UNBK pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Hasil penyelenggaraan UNBK pada kedua sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).

Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).

Awalnya itu kayak… “trus nanti kalo jaringannya putus gimana? kalo listriknya mati? kalo masih belum siap? dan kalau kalau yang lainnya.”

Sudah nggak bisa dibantah lagi, nggak bisa ditunda dan ditolak lagi kalau UNAS (Ujian Nasional) tahun 2016 ini seluruh sekolah di Surabaya HARUS berbasis komputer.  Okelah, oke. Sekolahku -Sinlui- akhirnya juga mengikuti peraturan ini dengan jumlah murid bejibun gini satu angkatan. Trus pake komputer siapa? Jadilah pelaksanaan UNBK tahun 2016 ini terbagi dalam 3 sesi, kebetulan hari pertama, dapat sesi pertama, jam 08.00.

Sedikit throwback ke pelaksanaan simulasi UNBK, bisa dibilang harus banyak berdoa gimana engga? Dari 6 hari pelaksanaan simulasi hari dimana aku duduk diam dan dengan mulus ngerjain soal cuma hari kedua, mata pelajaran geografi. XD Kalo engga tiba-tiba putus, atau loading nggak selesai-selesai, atau keyboard nggak bisa, atau jaringan nggak connect. Ada aja. “Banyak berdoa nanti biar unasnya lancar.” – pesan guru-guru yang menjaga ruangan.

Dan tibalah saatnya ketika hari H datang *jeng jeng* Sudah berdoa, sudah sarapan, sudah kenyang. Siap deh. “Iya, ayo dimulai login.”

*sorot kursor ke field nomor*
*ketik nomor*
*nggak terjadi apa apa*
*erm, keyboardnya rusak mungkin yah*
*mau angkat tangan, guru pengawas masih bacain tata tertib*
*diam dengan lumayan panik*
*lumayan*

Setelah sesi tata tertib selesai dibacain, aku langsung angkat tangan dan bilang “keyboardnya nggak bisa pak”. 

*dibawain keyboard baru*
*diganti*
*masih tetep nda bisa*
*panik*

“di restart dulu ya komputernya.” “iya pak.”

Dann disinilah ujung dari segala ketakutan pelaksanaan UNBK. Tamat.

*artinya sih ngga ada masalah-masalah lain sampe hari ini, iya hari terakhir unas* XD

Bagaimana pendapat dan kesan kalian dalam menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer ini?

Advertisements

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s