Kunci Spirit : Geografi (Prediksi 3) *Dengan Penjelasan

Kunci Jawaban Prediksi Paket 3

  1. E. Konsep Jarak
    Konsep jarak yaitu berkaitan dengan proses pencapaian ke suatu lokasi dan perhitungan jarak antara satu tempat ke tempat lain.
  2. A. Pendekatan Ekologi
  3. A. Prinsip Korologi
    Prinsip korologi merupakan atas perpaduan 3 prinsip. Dalam prinsip ini gejala dan permasalahan geografi dianalisis persebarannya, interaksi dan terelasinya dari berbagai aspek yang mempengaruhinya.
  4. D. 2, 4, dan 5
    Aspek fisik dalam geografi hanya membahas unsur-unsur geosfer yang bersifat fisik antara lain tanah, air, iklim dengan segala proses alamiahnya
  5. B. Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia
    Pergerakan lempeng saling mendekati akan menyebabkan tumbukan (subduksi), dimana salah satu dari lempeng tersebut akan menunjam ke bawah yang lain. Pertemuan kedua lempeng tersebut menghasilkan jalulr penunjaman di selatan Pulau Jawa, jalur gunung api di sepanjang pantai barat Sumatera, Jawa bagian selatan sampai ke Nusa Tenggara, dan pembentukan berbagai cekungan seperti Cekungan Sumatera Utara, Sumatera Tengah, Sumatera Selatan dan Cekungan Jawa Utara.
  6. C. Gerak divergen, membentuk laut makin luas
    – Divergen : lempeng-lempeng bergerak saling menjauh yang menyebabkan naiknya material dari mantel bumi dan membentuk lantai samudra yang luas.
    – Konvergen : lempeng-lempeng bergerak saling mendekati yang menyebabkan salah sau dari lempeng tersebut masuk ke dalam mantel bumi dan berada di bawah lempeng lainnya.
    – Patahan Transform : lempeng-lempeng bergerak saling bergesekan tanpa menyebabkan penghancuran pada litosfer
  7. B. Bahan padat kecil yang mengelilingi inti yang berwujud gas bersuhu tinggi
    Teori ini dikemukakan oleh Moulton dan Chamberlain (1900) mengemukakan pendapat bahwa tata surya berasal dari adanya bahan-bahan padat kecil yang disebut planetesimal yang mengelilingi inti berwujud gas dan bersuhu tinggi. Gabungan dari bahan-bahan padat kecil tersebut kemudian membentuk planet-planet, sedangkan inti massa yang bersifat gas dan bersuhu tinggi membentuk matahari.
  8. D. Adanya reaksi inti, yang menumbulkan ledakan dan mengembang sangat cepat
    The Big Bang Theory, menurut teori ini jagat raya pada mulanya adalah massa sangat besar yang memiliki massa jenis sangat besar pula. Reaksi inti menyebabkan massa tersebut meledak dasyat dan mengembang sangat cepat dengan menjauhi pusat ledakan. Bintang yang terbentuk memiliki gravitasi terkuat menjadi pusatnya.
  9. E. Merkurius
    Merkurius merupakan planet yang paling dekat dengan matahari, jarak rata-ratanya sekitar 57,8 km. Oleh karena itu udaranya sangat panas pada siang hari, sedangkan pada malam hari sangat dingin. Perbedaan suhu harian disebabkan karena Merkurius tidak memiliki atmosfer. Planet ini beredar mengelilingi matahri dalam suatu orbit eliptis (lonjong) dengan periode revolusi sekitar 88 hari dan rotasinya sekitar 59 hari.
  10. E. Topas, batu pualam, dan marmer
  11. E. 4, 5, dan 6
  12. E. Tanah disekitarnya makin subur
  13. C. Berlari ke tempat yang lebih tinggi
    Hal tersebut merupakan tanda-tanda terjadinya tsunami.
  14. E. Tanah andosol dan tanah gambut
    Tanah Andosol terbentuk dari endapan abu vulkanik yang telah mengalami pelapukan, sehingga menghasilkan tanah yang subur. Merupakan jenis tanah yang mempunyai banyak perkembangan profil, berwarna coklat kekelabuan hingga hitam, kandungan organiknya tinggi, dan kelembabannya juga tinggi. Tanah Andosol kebanyakan berada di pulau-pulau yang memiliki gunung api aktif seperti : Sumatera Bagian Barat, Jawa, Bali, dan sebagian Nusa Tenggara.
    Tanah gambut merupakan tanah organik yang berasal dari pembusukan sisa tumbuhan rawa. Persebarannya meliputi wilayah rawa di Kalimantan, Sumatera, dan Papua.
  15. E. V (Thermosfer)
    Terdapat lapisan bermuatan listrik yang dikenal dengan nama ionosfer, yang dapat memantulkan gelombang radio.
  16. A. Suhu Udara dan Arah Angin
    Faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi cuaca dan iklim di suatu wilayah antara lain suhu, tekanan udara, angin, kelembaban udara dan curah hujan.
  17. B. 2
    Adveksi merupakan pergerakan awan secara horizontal
  18. A. Zona Panas
    Derah Panas/ tropis
    Ketinggian tempat antara 0-600 m dari permukaan laut. Tanaman yang cocok seperti : padi, jagung, kopi, tembakau, tebu, karet, kelapa, dan cokelat.
  19. E. Penerapan sanksi kepada warga yang membuang limbah ke sungai
  20. C. Kecepatan angin
    Secara umum gelombang yang terjadi di laut dapat terbentuk dari beberapa faktor penyebab seperti angin, pasang surut, badai laut, dan seiche.
  21. C. 1, 3, dan 4
  22. A. Fisiografik dan Klimatik
    Faktor Klimatik
    Faktor-faktor iklim yang berpengaruh terhadap persebaran makhluk hidup di permukaan bumi ini, antara lain suhu, kelembaban udara, angin dan tingkat curah hujan.
    Faktor Edafik
    Kondisi tanah. Tanah merupakan media tumbuh dan berkembangnya tanaman. Kondisi tanah yang secara langsung berpengaruh terhadap tanaman adalah kesuburan.
    Faktor Fisiografi
    Berkaitan dengan ketinggian tempat dan bentuk wilayah. Adanya penurunan suhu setiap kenaikan 100 meter dari permukaan laut tentunya sangat mempengaruhi terhadap pola persebaran jenis tumbuhan dan hewan, sebab organisme memiliki keterbatasan daya adaptasi terhadap suhu lingkungan di sekitarnya. Hal ini tentunya akan membawa perbedaan terhadap jenis tumbuhan yang hidup di daerah dataran tinggi atau pegunungan.
    Faktor Biotik
    Manusia adalah komponen biotik yang berperan sentral terhadap keberadaan flora dan fauna di suatu wilayah, baik yang bersifat menjaga kelestarian maupun mengubah tatana kehiudpa flora dan fauna. Contoh : Manusia merubah kawasan hutan menjadi areal pemukiman dan areal pertanian. Perubahan fungsi lahan ini tentunya berakibat kepada kestabilan ekosistem yang secara aamiah telah terjalin di wilayah tersebut dalam waktu yang lama.
  23. D. Perikanan Tambak
  24. E. Anoa, komodo dan buaya
  25. B. Ketidakcocokan dengan lingkungan
  26. D. 2, 3, dan 5
  27. C. 2 dan 3
  28. E. 2, 4, dan 5
  29. B. Tembaga
  30. D. 3 dan 5
  31. A. Pendekatan integratif agar sumber daya lestari
  32. A. Pembuatan teras bangku
    Teras akan mengurangi tingkat kemiringan dan panjang lereng. Pepohonan akan meredam curah hujan dan aliran permukaan.
  33. E. Membuat taman kota sebagai daerah resapan air
    Banjir yang terjadi disebabkan curah hujan yang cukup tinggi, namun karena perilaku manusia terutama penumpukan sampah di sungai menyebabkan sungai meluapkarena alirannya terhambat dan kemudian menjadikan banjir. Maka itu diperlukan daerah resapan air di daerah kota, agar air dapat masuk ke dalam tanah dan melalui proses infiltrasi sehingga tidak mengalir di permukaan.
  34. A. Posisi dan tingkat kekeringan
  35. C. Proyeksi azimuth normal
    Proyeksi ini sangat cocok untuk menggambarkan daerah kutub.
  36. B. 40 m, pertanian padi
    36
  37. E. Peta persebaran penduduk, peta tata guna lahan, dan peta jenis tanah
  38. B. Dekat dengan bahan baku *simbol yang dimaksudkan ialah terdapat pada Perkebunan Tebu
  39. C. Sagu
  40. E. Pemantau struktur batuan
  41. B. Pemanfaatan perubahan lahan
  42. C. 1, 3, dan 5
    Ciri-ciri pola tata ruang pedesaan antara lain:
    – Tempat untuk memberik kehidupan kepada manusia cukup luas
    – Wilayah pedesaan dekat dengan areal pertanian
    – Di daerah subur, pola penyebarannya cenderung mengelompok
    – Pedesaan umumnya dekat dengan sumber air
    – Terdapat banyak tanaman pertanian
    – Masyarakat berhubungan erat dengan kondisi alam yang berpengaruh terhadap tata kehidupan desa
    – Kondisi alam yang berpengaruh erat dengan masyarakat pedesaan antara lain : tanah, tata air, iklim dan hujan.
    – Udara dipedesaan masih segar karena belum terkena polusi
  43. A. Pengurangan tenaaga terampil desa
    Karena banyak tenaga muda yang lebih tertarik bekerja di kota. Mereka beranggapan bahwa di kota banyak kesempatan kerja dengan upah yang tinggi. Akibatnya, di desa hanya tinggal orang tua dan anak-anak yang tidak produktif.
  44. A. 1 dan 3
    Zona 1 : Sektor pusat kegiatan bisnis
    Zona 2 : Sektor kawasan industri ringan dan perdagangan
    Zona 3 : Sektor kaum buruh atau kaum murba, kawasan pemukiman kaum buruh
    Zona 4 : Sektor pemukiman kaum menengah atau sektor madya wisma
    Zona 5 : Sektor pemukiman adi wisma, yaitu kawasan tempat tinggal golongan atas yang terdiri dari para eksekutif dan pejabat
  45. B. 10 km dari B
    46
  46. E. 5. menjadi tempat rekreasi
  47. B. Metropolis melebar
    Metropolis menyebar terbentuk dengan mengembangkan pertumbuhan pada bagian kota paling jarang penduduknya dan bagian kota lama dibangun kembali dengan kepadatan penduduk lebih rendah, sehingga kota metropolitan itu akan cepaat meluas. Prasarana sosial ekonomi dari pusat kota yang lama disebar, sehingga produksi pertanian dan bahan makanan, kantor, pabrik, museum, perguruan tinggi, rumah sakit, tersebar dimana-mana.
  48. C. 1, 4, dan 5
  49. C. 2 dan 3

Baca juga : Kunci Spirit : Geografi (Prediksi 1) *dengan penjelasan
Baca juga : Kunci Spirit : Geografi (Prediksi 2) *dengan penjelasan

| Follow | Like | Comment | Share |

Advertisements

3 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s