Happy International Women’s Day!

Sebenernya aku nggak tau sih, kalau 8 Maret ini International Women’s Day sampaii..

*Hah, ada hari apa ini?*

Picture3

*Sorot kursor*

Picture4

*Ohh, International Women’s Day ternyata*

Ternyata, nggak cuma animasi itu aja yang dibuat sama google.com tapi juga bikin sebuah video : *yang belum nonton videonya langsung aja klik gambar di bawah*

video pic

Salah satu part dalam video tersebut berlokasi di Jakarta.

*Lalu terlahirlah artikel ini*

*Kembali ke topik*

Video di atas telah diunggah ke account YouTube googledoodle pada 7 Maret 2016 berdurasi 1 menit 23 detik. Dalam video yang mengusung hashtag #OneDayIWill ini, berisi wanita-wanita dari 13 kota dari seluruh dunia yang dikunjungi oleh tim google doodle. Tim google doodle meminta kepada 337 gadis dan wanita untuk memenuhi kalimat “Suatu hari nanti aku akan…” dan kemudian membuatnya ke dalam video ini.

Berawal dari San Francisco, Rio de Janeiro, Mexico City, Lagos, Moscow, Cairo, Berlin, London, Paris, Jakarta, Bangkok, New Delhi hingga Tokyo. Tim google doodle meminta para gadis dan wanita untuk melengkapi kalimat “One day I will..”. Wanita-wanita itu berasal dari berbagai macam kepribadian, umur dan latar belakang. Dan inspirasi mereka sangat beragam — dari yang bersifat global hingga yang personal — mulai dari menemukan lagi digit-digit pi hingga menjadi seorang ibu untuk memberikan suara bagi mereka yang tidak dapat berbicara.

Lahirnya hari Wanita Sedunia ini rupanya berasal dari Kota New York, ketika para buruh perempuan melakukan aksi demonstrasi pada 8 Maret 1857. Demonstrasi tersebut tidak lain disebabkan karena ketidakadilan yang dialami oleh perempuan kala itu. Dalam hal ini, gaji bagi buruh perempuan lebih kecil dibandingkan dengan buruh laki-laki. Kemudian unjuk rasa ini berujung pada tindakan represif kepolisian kepada para buruh wanita tersebut.

Peringatan akan hari wanita ini sempat hilang dan kemudian muncul kembali pada era 60-an ketika feminisme [sebuah gerakan perempuan yang menuntut emansipasi atau kesamaan dan keadilan hak dengan pria] juga mulai berkembang. Dan kemudian pada tahun 1974 PBB mulai mendukung Peringatan Hari Wanita Sedunia, dan memperingatinya setiap tangga 8 Maret.

Seperti yang kita tahu hingga saat ini, bahwa wanita sering kali dipandang lemah, wanita dianggap memuliki derajat yang lebih rendah dibandingkan laki-laki. Terbukti, di Indonesia saja masih sering ada anggapan bahwa wanita hanya akan menjadi ibu rumah tangga dan tidak dapat berkarier layaknya seorang laki-laki. Sejak zaman dahulu rupanya ini menjadi kecenderungan yang paten bahwa wanita tidak diperbolehkan sekolah dan hanya bisa di rumah untuk memasak dan mengurus rumah. Hingga Raden Ajeng Kartini mulai memperjuangkan kesetaraan gender di Indonesia dan memperjuangkan hak-hak wanita.

ra-kartini-bw-253x300

R.A Kartini yang lahir pada 21 April 1897 di Jepara merasakan begitu besarnya diskriminasi yang dialami perempuan. Beliau sendiri merasakan bahwa wanita tidak dapat mengenyam pendidikan yang lebih tinggi layaknya laki-laki. Sebuah buku karya R.A Kartini yang fenomenal : ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’ merupakan kumpulan surat Kartini dengan teman-temannya yang kemudian dibukukan. Beliau suka membaca koran dan berita-berita yang membuatnya kemudian merasa bahwa strata wanita di Indonesia sangat rendah jika dibandingkan dengan wanita-wanita di Eropa yang mampu berpikir maju. Beliau membuka wawasan bagi seluruh perempuan di Indonesia bahwa mereka mampu berkarier dan mengenyam pendidikan yang sama dengan laki-laki.

Dalam rangka memperingati Hari Wanita Sedunia ini, sudah selayaknya bahwa para wanita di Indonesia — di seluruh dunia terus berjuang dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Hingga satu hari nanti mereka akan menjadi apa yang mereka mau. #OneDayIWill

Hidup itu akan indah dan berbahagia apabila dalam kegelapan kita melihat cahaya terang” – Ibu Kartini

| Follow | Comment | Share |

Advertisements

7 comments

  1. Fyi
    Yg d jakarta itu anak indonesia yg sudah mainin dan bkin filmnya sndiri di hollywood yg brjudul ‘Brush with Danger’ lmyn lho dpt vote 1% dari ratusan film hollywood lain utk masuk nomination oscars

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s