Masa Deteksi #throwback 2k14

Erm, memasuki masa liburan memang faktanya aku memiliki banyakkkkk waktu luang untuk meng-update blogku ini. Tapi fakta kedua datang, karena kerjaannya makan tidur mulu jadi berdampak pada : Gak punya ide. Susah juga sih, ketika banyak ide, banyak pengalaman yang bisa aku tulis — aku gak punya cukup waktu untuk nulisnya di sini. Ketika aku punya banyakkk waktu untuk update blog, giliran akunya yang gak punya ide. HUH. 😦

Setelah berpikir dan merenung cukup lama, aku akhirnya memutuskan obrak abrik (baca : melihat-lihat) file-file lama. Akhirnya, hatiku pun tertuju pada masa-masa Deteksi. Masa-masa ketika kehidupan sekolahku cukup kacau (baca : hancur). Masa Deteksi adalah masa ketika bajuku, baik seragam maupun kaos rumah jadi bernoda cat. Masa ketika aku masuk ke sekolah dan hanya jam-jam tertentu duduk di kelas : waktu ulangan, atau waktu pelajaran yang bener-bener harus aku ikuti. Masa Deteksi adalah ketika aku mulai malas belajar, malas kerjain PR, malas untuk dengerin guru. Masa ketika aku kalau di kelas bakalan duduk di pojok dan seringkali tertidur lelap bersama mimpi-mimpi indahku (LOL). Masa Deteksi bagiku juga adalah masa keluar kelas (lumayan) gak tau batas, yang gak bakal aku alamin lagi. Gimana enggak? Hampir setiap hari aku keluar dari jam pertama hingga jam terakhr. Baik waktu pengerjaan mading maupun saat event Deteksi-Con nya berlangsung. Masa Deteksi adalah ketika kamar kos ku mulai mencapai tahap ‘kacau-maksimal’. FYI : tahap ‘kacau-maksimal’ adalah tahap dimana kamar kosku itu berantakannya sampe bikin aku sendiri eneg. Waktu untuk urusin sekolah sama diri sendiri aja uda mepet, apalagi urusin kamar. Masa Deteksi itu juga adalah masa ketika aku ‘terkesan’ jadi anak nakal (Aku kan gak nakal). Aku berangkat pagi ke sekolah, dan seringkali pulang ke kos jam 10 atau 11 malem. Di kos gak pernah kelaur kamar kecuali makan dan mandi, atau bahkan pernah gak pulang karna kerja mading udah ke malam’an pulangnya dan pintu kos uda di kunci #sedih.

Mungkin bagi yang lain ketika pengumpulan mading, beban akan berkurang. Tidak bagiku. Haha. Karena aku masih harus merasakan atmosfer ‘lomba’ yang sesungguhnya sebagai jurnalis. *alay* XD. Aku bersama Catherine Kasih (Partnerku di Journalist Competition). Kami kenal belum lama, itu pun dikenalin sama Edo. Karena si Cath ini fotografer adik kelasnya Edo. Yah, namanya cewek — kami akhirnya ya nyambung-nyambung aja sih. Hahaha. Dan perjuangan kami keluar kelas selama 2 minggu gak sia-sia kok. Kami berhasil meraih Juara Ke-3 Journalist Blog Competition dalam Det-Con 2k14. *Yeey*

IMG-20141123-WA0004

Nih, waktu habis pengumuman.

Dari kemenangan tadi, aku inget banget satu hari ketika ada Sweet anak DUTION dan aku memutuskan untuk gak dateng. Awalnya aku mau dateng, tapi karna aku merasa bersalah banget kalau ninggalin Cath sendirian di Deteksi sampe malem — sedangkan aku enak-enakan sweet. Setelah bergalau ria, aku pun akhirnya tetep stay di Deteksi. Hari itu merupakan hari pengumuman Final Honda Deteksi Band, dan pengumumannya itu sampe malem. Banget. Sampe PTC uda pada tutup dan para jurnalis lain uda pada pulang. Lucky me, aku dapet wawancara personil Band yang jadi First Place. Aku gak mau buang-buang kesempatan dong, ya aku interview aja meskipun aku tau dia uda kelewat seneng dan mau sambut piala yang didapat di panggung. Hehe. Nah, artikel tentang Hooligans (Band asal Frateran) inilah yang aku gunakan untuk penjurian — Menurutku salah satu artikel terbaik yang pernah aku buat.

Nih aku kasih artikel jadul masa Deteksi. Haha. Bisa dibacaaa : 😀 😀

Rock Di Antara Jazz

SURABAYA – Kemengan ‘Hooligans ’ band asal SMA Frateran Surabaya memang tak diragukan lagi. Banyak pengunjung yang tidak terkejut akan kemenangan Hooligans dalam ajang Deteksi Convention ini.

“Hooligans menang? Wah itu sih ga perlu ditanya. Orang buta denger mereka main aja tau kalo mereka bagus! Hahaha..Apalagi yang gak buta.” ujar Kiyoko salah seorang pengunjung ketika ditanya mengenai kemenangan Hooligans.

Lain pengunjug, lain juga pendapat juri. Mohammad Amil Hussein, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Emil ’Naif’ merupakan salah satu juri dalam Honda Deteksi Band 2k14. Dimana nantinya Hooligans akan bermain sepanggung dengan Naif.

“Brasa banget nge-bandnya. Vokalisnya juga stabil dari lagu pertama hingga lagu terakhir. Pokoknya band banget deh, aransemennya juga pas gak berlebihan. Asyik.” ujar Bassis dari band yang telah berdiri 19 tahun ini seusai penampilan Hooligans.

Persiapan yang matang berbanding lurus dengan hasil yang mereka dapatkan. Latihan dilakukan sebulan penuh sebelum audisi pertama diselenggarakan. Dan kekompakan yang mereka tampilkan membuahkan gelar First Place dalam ajang Honda Deteksi Band 2k14.

Berani tampil beda dibandingkan keempat finalis lainnya, band yang sudah terbentuk 3 tahun ini terbukti mampu kalahkan band-band pesaingnya. Tampil ‘garang’ dengan nuansa hitam, Holligans getarkan panggung SSCC kemarin, Sabtu(16/11/2014) dalam Final Honda Deteksi Band 2k14.

Ketiga lagu yang mereka bawakan dengan prima; One Heart, Don’t you worry child (Swedish House Mafia) dan Final Count down (Europe) rupanya mampu membawa mereka pada kemenangan.

“Seneng banget. Kita speechless, gak tau harus ngomong apa lagi. Kami luar biasa. Kalian juga luar biasa banget!” jawab Handy cepat ketika ditemui seusai kemengannya.

Kemenagan Handy Prasetyo(Gitaris), Freddy Fanjaya(Keyboardis), Yohanes Chandra(Gitaris), Natasha Pranyoto(Vokalis), Ricardo Tanama(Bassis) dan Jeffrey Sunaryo(Drummer) dalam DetCon kali ini menyumbang piala kelima bagi Hooligans.

Terus buat event yang menarik dan memotivasi anak muda. THANK YOU DETEKSI! Pesan Hooligans pada DetEksi sembari mengungkapkan kegembiraan yang tak tertahankann lagi.

badge

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s