Renungan Pagi : Sebentar lagi UTS

Menjadi salah satu kebiasaanku ketika datang pagi dan ke Kapel lalu mengambil kertas renungan yang ada di depan Kapel. Sekitar sebulan yang lalu aku mendapat renungan yang bagus dari yang aku ambil di depan kapel. Ermm, gausa basa basi ini deh langsung aku kasih renungannya :

Siapa Yang Miskin dan Siapa Yang Kaya?

Suatu hari, seorang ayah yang berasal dari keluarga kaya membawa anaknya dalaaaam satu perjalanan keliling negeri dengan tujuan memperlihatkan pada si anak bagaiana miskinnya kehidupan orang-orang disekitarnya. Mereka lalu menghabiskan beberapa hari di sebuah rumah pertanian yang dianggap si ayah dimiliki keluarga yang amat miskin. Setelah kemballi dari perjalanan mereka, si ayah menanyai anaknya : “Bagaimana perjalanannya nak?”. “Perjalanan yang hebat, yah”. “Sudahkah kamu melihat betapa miskinnya orang-orang hidup?” si ayah bertanya. “O tentu saja,” jawab si anak. “Sekarang ceritakan, apa yang kamu pelajari dari perjalanan itu” kata si ayah. Si anak menjawab : Saya melihat bahwa kita punya satu anjing, tapi mereka punya empat anjing. Kita punya kolam renang yang panjangnya sampai pertengahan taman kita, tapi mereka punya anak sungai yang tidak ada ujungnya. Kita mendatangkan lampu-lampu untuk taman kita, tapi mereka memmiliki cahaya bintang di malam hari.

Teras tempat kita duduk-duduk membentang hingga halaman depan, sedang teras mereka adalah horizon yang luas. Kita punya tanah sempit untuk itnggal, tapi mereka punya ladang sejauh mata memandang. Kita punya pembanntu yayng melayani kita, tapi mereka melayani satu sama lain. Kita membeli makanan, tapi mereka menumbuhkan makanan sendiri. Kita punya tembok disekeliling rumah untuk melindungi kita, sedangkan mereka punya teman-teman untuk melindungi mereka.

Ayah si anak hanya bisa bungkam. Lalu si anak menambahkan kata-katanya : “Ayah terima kasih sudah menunjukkan betapa MISKIN-nya kita”.

Bukankah itu perspektif yang sangat indah? Membuat anda bertanya-tanya apa yang kaan terjadi bila kita semua mengucap syukur untuk semua yang kita miliki, daripada kuatir tentang apa yang tidak kita miliki. hargailah setiap hal yang anda miliki. Hargai setiap teman anda dan tolong mereka dengan memberi kesegaran baru pada cara padang dan paradigma mereka. Hidup ini terlalu singkat dan teman-teman (sebanyak apapun) terlalu sedikit.

Habis aku baca itu, aku bener-bener merasa tersentuh. Bener banget, kalo kita itu seringkali hanya memandang apa ayang engga kita punya. Kita hanya memandang dan melihat kelebihan orang lain. Lalu bagaimana kita dapat hidup dengan bahagia jika kita tidak dapat mensyukuri segala apa yang kita miliki? Untuk dapat melakukan itu cukup mudah, hanya dengan mengubah cara pandang kita akan setiap kejadian dan peristiwa yang menimpa kita. Renungan tadi bak pencerahan di pagi hari XD

Btw, Senin ini aku bakalan mulai UTS. Yap, untuk pertama kalinya selama aku sekolah di sinlui. Diadakan UTS. Hmmmm. Katanya sih, permintaan pemerintah. Gak seru banget. UTS berlangsung dan tugas gak ketinggalan. Sejauh ini aku masih ada tunggakan tugas film sosio yang masih otw di edit sama kegun. Trus ada juga tugas web kelas yang dikumpulin kurang dari 1 bulan lagi, dengan persiapan belum mencapai 50%. Kali ini, akhirnya aku mendapat kesempatan ‘duet’ bareng Tia, karna kita sama-sama jadi admin untuk web kelas kita. Habisnya, kalau bikin kelompok, belum-belum nama kita uda dipisah ajah dijadiin ketua kelompok. Hiks. Tugas belum berakhir, ada juga tugas baca novel bahasa inggris dari pelajaran EE (Dimana bukunya baru aku baca halaman pertamannya aja karna aku pinjem Tia, dan saking cintanya dia dengan buku tersebut. Aku gak boleh bawa pulang. Hmm). Kalau mau dihitung, ada juga tugas melengkapi BKS Sejarah sampai habis kalo ga salah. 😦

Untuk sekedar info aja; aku akan berperang dengan mata pelajaran-mata pelajaran sebagai berikut:
Senin, 12 Oktober 2015 : Pkn dan Bahasa Inggris (ini perpaduan yang cukup normal sih, biasanya juga pasanganny begini)
Selasa, 13 Oktoer 2015 : Mandarin dan Sejarah (Nah, ini udah mulai cari perkara. bayangin ajah deh disuruh untuk hafalin hanzi sebegitu banyak nan rumit plus kronologis sejarah lengkap dengan tanggal-tanggal kejadian beserta nama-nama tokoh dari Indonesia, Jepang dan Belanda. Mampus sudah.)
Rabu, 14 Oktober 2015 : LIBURRRRR
Kamis, 15 Oktober 2015 : Agama dan Ekonomi (Ermm,,ini lumayan sih. Lumayan berat hafali teori agama dicampur dengan teori ekonomi. Bayangin ajah, ketika mikir hal-hal religius gitu trus digabung sama uang. Gak bagus kan?)
Jumat, 16 Oktober 2015 : English Extensive dan Sosio (Sebenernya sih, EE mau dipasangin sama apa ajah itu tetep aja menankutkan buat aku. Rasanya selama perjalanan mengerjakan soal-soal UAS EE aku gak pernah mulus deh, yang ada ngerjain soal EE itu bak jalanan belum di aspal.)
Sabtu – Minggu : LIBUR
Senin, 19 Oktober 2015 : Bahasa Indonesia dan Geografi (Bisa dibilang belajarnya akan lebih sengsara geografi. Dengan teori-teori baru dan lumayan asing itu. Tapi, bukan berarti BI tidak perlu ditakutkan. Sepanjang sejarah belajar BI memang ga pernah sampe desperate atau gimana yah. Tapi kerjain soal-soalnya itu loh. Astaga, milih yang mana jawabannyaa.)
Selasa, 20 Oktober 2015 : TIK dan Matematika. (Kalau ini, keduannya bakal aku cicil. Gak mungkin banget aku belajar komputer dan matematika di hari yang sama. Belajar mat butuh waktu seharian mengingat banyaknya jenis integral yang ‘indah’ banget itu. XD)
Dan dengan demikian, perjalanan UTS akan ditutup oleh Mata pelajaran MATEMATIKA.

Wish me luck.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s